Bete nggaak sihh kalo baca artikel blog yang isinya mengkritik orang lain, baik itu bisnisnya maupun cara penulisannya.
Apakah kita nggak boleh kaya raya dari Internet?
Apakah kita harus bobodo aja di Internet sementara orang lain dapet ratusan juta per tahun dari Internet?
Internet itu luas cuy, bukan cuma jualan ebook, bukan cuma jualan skrip.. sekarang Pekerja Seks Komersial aja jual diri lewat Internet kok..
Nah, kalo ada tukang kritik di blog, saya rasa kita bisa melihat kecerdasan mereka dari beberapa sudut pandang:
1. Tukang kritik ebook
Blogger yang seperti ini bisa kita cek, pasti tidak pernah mencapai puncak kesuksesan dengan membuat dan menjual ebook sendiri. Tukang kritik ebook cuma bisa ngomong, analisis sana sini persis pakar telematika kita.
Padahal, kalo ditantang, pasti ngacir.. dan pasti kasih komentar berikut bukti2 dari blogger lain yang sealiran dengan dia..
Ujung2 nya cari hacker dan menyerang blog kita hehehe..
2. Tukang kritik harga
Ini juga sama, blogger yang cuma membandingkan harga A lebih mahal dari harga B tanpa mau tahu mengapa bisa begitu..
Padahal harga pastinya sesuai servis yang diberikan. Nasi goreng boleh sama, tapi yang dijual di restoran pasti beda dengan yang di pinggir selokan.
3. Tukang kritik content
Ada blogger yang memang suka mengkritik produk orang lain yang katanya tidak istimewa dan bisa didapat gratis dari Internet.
Ya kalo udah tau, kenapa harus ngomong lagi? Silakan aja cari informasi dan kumpulkan, buat resume nya dan bagikan gratis ke pengunjung.. Lama2 pasti mereka tau bahwa informasi itu tidak gratis..
4. Tukang kritik komentator lain
Hehehe.. ini dia, udah jago bikin blog, jago juga mengkritik lewat blog, belom puas, masih mengkritik lewat komentar..
Mau nya apa ya? Kalo memang bisa menunjukkan solusi lewat kritikan pasti saya acungkan jempol.
Kira2 ada yang tersinggung dengan artikel saya? Silakan maju deh..
Related posts:
- Blog Menurut Musik Saya tahu, anda pasti suka musik. Kalo urusan lagu2 paling...
- Blog Menurut Jenis Minuman Teh Sudah lama saya gak posting blog jokes, kangen banget rasanya....
- Blog Menurut Rute Busway Jika anda bepergian ke Jakarta, nikmati perjalanan anda dengan busway....
- Blog Menurut Kopi Kopi tubruk? Kopi susu? Kopi instant? Kopi mahal? Kopi murah?...
- Blog Menurut Lampu Lalu Lintas Sudah lama sekali saya nggak nulis yang aneh-aneh. Blog ini...






{ 21 comments… read them below or add one }
Selamat ya Mas Hengky dengan tampilan barunya, tambah keren.
Infonya sangat menarik Mas, saya paling suka kalau mampir ke web Mas Hengky, info2 nya memotivasi, inovatif, humoris dan menyenangkan, sehingga setelah membaca artikel 2 Mas Hengky, saya dan rekan2 cepat interospeksi diri.
Terima kasih infonya Mas dan Salam Sukses.
:tob::tob:
:gemes: kalo cuma ngritik… anak TK juga bisa!
Tunjukin bahwa kita juga bisa kasih solusi. Ada kritik = Ada solusi
Bahkan di dalam teori leadership (di buku yg saya baca), ketika pimpinan mengkritik anak buah, dia harus mampu menunjukkan solusinya.
Yg jauh lebih penting… INTROSPEKSI DIRI. Jangan kritik kalau diri ngga lebih baik dari yg dikritik.
Ngga punya ebook / ngga bisa buat ebook ==> jangan ngritik yg udah bisa buat ebook
ngga tau kualitas produk dan layanan ==> jangan kritik harga
:gemes: :gemes::gemes: :gemes::gemes::gemes::gemes::gemes:
justru yang senang mengkritik biasanya tong kosong nyaring bunyinya..
Kritik memang banyak macamnya… ada kritik tanpa harga, kritik pedas, dan kritik membangun…. kita memang perlu intropeksi…. berpikir jernih, dan yang paling penting biasakan untuk selalu khusnudon…. mungkin dari beberapa kritik pedas, ada sesuatu yang memang kita bisa ambil hkmahnya. Dan bukan tidak mungkin, yang kelihatan seperti kritik membangun justru hanya akan membuat kita terlena dengan keberhasilan kita…..
eh… ini termasuk kritik yang mana ya mas… hihihi….
lis:
hikmah tentu ada, makin hati2 kita dalam menulis dan membuat produk untuk dijual. tapi sayang sang pengkritik akan menjadi lebih sombong jika ada dukungan dari rekan sekelompoknya yang mungkin tidak terlalu paham wacana yang digulirkan.
saya rasa, tolok ukur dalam kritik menjadi sangat penting.. jika kita bisa berbuat lebih baik, tentu sah2 saja kita mengkritik orang lain..
tukang kritik sih kerjaannya orang yang ga punya kerjaan mas. mencaci produk orang lain sebagai refleksi kegagalan mereka,
besok apalagi yah penilaian kriteria blognya ??????hhehehehe
:jedug::jedug:
Kalo dalam kritikan ada solusi, itu baik.
Biar ada penyeimbang, pro dan kontra itu biasa.
Yg terpenting adalah sikap kita dlm menyikapi kritik tersebut.
Ada hikmah dari segala sesuatu, jangan takut untuk di kritik.
Maju terus blogger Indonesia.
setuju… damai aja lah.. daripada kritik basi.. mendingan cari duit yg bener :lirik:
Belum Mas, saya belum tersinggung..
Ada aja ide untuk menulis topik yang up to date…:hore:
:evillaugh::evillaugh::evillaugh::evillaugh::evillaugh::evillaugh:
Mau kritik…
Blog isinya nujum mulu….:evillaugh:
:jedug::jedug::jedug:
Untuk yang tukang kritik harga…

Menurut saya itu naluri manusiawi. Namanya juga pembeli.
iya kalo beli, kalo cuma bikin rusuh? hehehe
Kritik itu bisa ada, bila ada sesuatu yg musti dikritik.
Dengan kata lain, situasi / keadaan / fakta yg ada menunjang untuk itu, apalagi ditunjang dg karakter ”kritis” yg mungkin berbeda kadarnya pd tiap org.
Nah, jangan-jangan topik kita kali ini, juga sedang mengkritisi Si Tukang kritik. Beu!
lah jelas itu.. judulnya aja blog menurut tukang kritik wekekeke
kalo kritikannya membangun its ok kan ? tapi kalo kritikannya menyudutkan salah satu pihak dan menganggap dia yang paling benar itulah yang bikin geram bukan begitu mas ??
bener banget.. intinya sih.. selama yg ngritik juga masih cari duit di internet, mendingan tutup mulut aja deh.. soalnya mereka masih mencari makan di lahan yang sama kok